AHLI KUMPULAN:

MUHAMMAD HANIF BIN MOHD NASHIR
(16DEM15F1061)
MUHAMAD NAJIB BIN ZINUDIN
(16DEM15F108)
MOHAMAD NOR IKHSAN BIN NOR ISHAK
(16DEM15F1048)
NORAIMAN BIN MUSTAFA
(16DEM15F1042)
MUHAMAD ZULHILMI BIN MULYADI
(16DEM15F1047)

PENSYARAH: PUAN NORAINI BINTI SULAIMAN

Monday, 14 March 2016

Solat Sebagai Pembersih Akhlak Dan Hati?

Hati adalah pusat kesadaran Rabbaniyah, sumber kesucian yang tidak pernah membantah terhadap ketentuan Tuhan – Nya. Imam Al – Ghazali mengibaratkan hati seperti raja yang pasukan (tubuh) untuk berbuat sesuai kehendak- Nya. Sedang nafs adalah sesuatu yang halus yang membentuk karakter dari kecondongan manusia.

1.MENCEGAH  KERUNTUHAN  MORAL

Apabila diamati, berbagai perkembangan di tanah air belakangan ini, terutama gejala sosial akibat pergolakan masyarat. Banyak orang yang sudah kehilangan jati diri. Korupsi, kolusi, pornogarfi, free sex, aksi jenayah telah menjadi permandangan seharian
umat yang beriman yakin bahwa solat dapat membuat pelakunya menjadi orang yang berakhlak mulia, beradab, buruk menjadi baik, kotor menjadi bersih.

2. MEMBINA PROFESIONALISME DIRI

 Solat wajib terdiri dari beberapa waktu, disamping ada solat sunat ia tidak boleh dilakukan sesuka hati. Solat harus dilakukan tepat waktu. Zohor 1tgh/hari hingga mendekati Asar 5 petang. Manakala Magrib 7 malam. Hingga mendekati isya 8 malam
Dengan pembagian waktu , pelaku solat akan terdidik dan terlatih untuk menghargai waktu, on time, disiplin diri serta profesional dalam menjalankan amanah.

3.MENDEWASAKAN DIRI BERSOSIALISASI

Menurut Imam Asy-Syahid Hassan Albanna pengaruh solat tidak berhenti pada batas peribadi, tetapi solat itu sebagaimana disebutkan sifatnya oleh islam dengan berbagai aktiviti yang zahir dan hakikatnya yang bersifat batin merupakan minhaj (sistem/metode) yang kamil (sempurna) untuk mentarbiyahkan umat sempurna pula. Kemudian solat itu dikerjakan berjemaah, akan dapat mengumpulkan umat sebanyak lima kali sehari dan sekali dalam seminggu dalam solat jumaat, nilai – nilai sosial yang baik, seperti ketaatan, disiplin, rasa cinta dan persaudaraan serta persamaan darjat di hadapan Allah SWT.

4.MENCEGAH  STRES

Menurut Imam Asy-Syahid Hassan Albanna pengaruh solat tidak berhenti pada batas peribadi, tetapi solat itu sebagaimana disebutkan sifatnya oleh islam dengan berbagai aktiviti yang zahir dan hakikatnya yang bersifat batin merupakan minhaj (sistem/metode) yang kamil (sempurna) untuk mentarbiyahkan umat sempurna pula. Kemudian solat itu dikerjakan berjemaah, akan dapat mengumpulkan umat sebanyak lima kali sehari dan sekali dalam seminggu dalam solat jumaat, nilai – nilai sosial yang baik, seperti ketaatan, disiplin, rasa cinta dan persaudaraan serta persamaan darjat di hadapan Allah SWT.

 solat tahajud mengandungi aspek meditasi dan rekreasi sehingga dapat digunakan sebagai pereda stres yang akan meningkatkan ketahanan tubuh seseorang secara semulajadi jika dilakukan dengan ikhlas dan istiqomah, pengertian ini sudah dibuktikan kebenarannya dan mujarab sebagai solusi penyembuh kegalauan jiwa.

No comments:

Post a Comment